Dikisahkan di bagian ini bahwa orang-orang Majus datang ke Yerusalem dan bertanya-tanya mengenai Raja orang Yahudi yang baru dilahirkan. Dan dicatat bahwa seluruh Yerusalem terkejut ketika mendengar ada Raja yang baru (Mesias) lahir di antara mereka - seluruh Yerusalem, sudah tentu termasuk Herodes dan para imam kepala/ahli Taurat.
Bagaimana reaksi Herodes dan imam kepala/ahli Taurat?
Herodes: Mendengar berita itu ia langsung bertindak: memanggil semua imam kepala/ahli Taurat karena jelas mereka yang paling tahu soal Mesias; mengumpulkan informasi dengan teliti, baik dari imam kepala/ahli Taurat maupun dari orang Majus (teliti sampai waktu bintang itu nampak, berarti Herodes ingin memperkirakan kapan bayi itu lahir); mengarahkan orang Majus ke tempat yang tepat untuk mencari bayi itu. Herodes langsung bertindak ketika mendengar mengenai Mesias, dan bertindak dengan tepat dan sepenuhnya, dan menindaklanjuti sampai tuntas. Inilah gambaran seorang pencari kebenaran yang sejati, seorang penginjil yang mengarahkan orang pada Tuhan. Masalahnya motivasi Herodes keliru, sehingga tujuan pencariannya juga keliru, dia pasti merasa tersaingi sehingga terdorong untuk mencari Raja itu untuk menyingkirkan-Nya. Wrong motivation, wrong reason, nevertheless right action.
Imam kepala dan ahli Taurat: Mereka punya informasi yang rinci tentang Mesias, tahu dengan jelas dimana lokasi kelahiran-Nya, bahkan bisa mendukungnya dengan mengutip Kitab Suci. Tetapi menurut bagian Alkitab ini mereka tidak melakukan apa-apa. Possess knowledge, but do nothing.
Bagaimana dengan saya?
Ya Tuhan, ajarlah hamba untuk mengenal Firman-Mu. Murnikanlah hati hamba. Berilah kekuatan untuk melakukan Firman-Mu.
05 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar