Mat 28:11-13 "..... some of the guards went into the city and reported to the chief priests everything that had happened. When the chief priests had met with the elders and devised a plan, they gave the soldiers a large sum of money, telling them, "You are to say, 'His disciples came during the night and stole him away while we were asleep.'...."
Apa yang dilaporkan para penjaga kubur Yesus itu? Bukankah tentang malaikat yang wajahnya bagai kilat, pakainnya putih seperti salju, kedatangannya yang disertai gempa dahsyat, dan begitu menggentarkan sampai mereka menjadi seperti orang mati? Tidakkah mereka melihat dan menceritakan apa yang dilakukan malaikat itu, yaitu menggulingkan batu kubur Yesus dan duduk di atasnya? Mungkin mereka bahkan melihat Yesus yang tadinya mati sekarang hidup dan berjalan melewati mereka keluar dari kubur. Tidakkah mereka ceritakan semua ini ke imam kepala? Dan tidakkah semua cerita ini menunjukkan bahwa Yesus sungguh bangkit? Seharusnya mendengar cerita ini para imam kepala dan tua-tua langsung menyadari bahwa Yesus memang bangkit dan hidup sebagaimana Dia sudah katakan, artinya Dia yang empunya hidup, Dia Mesias, Anak Allah yang hidup. Jadi bagaimana mungkin mereka masih berusaha menyangkal bahkan menyuap para penjaga itu supaya mengingkari pengalaman mereka sendiri? Ini artinya hati mereka sudah sangat keras, terlalu keras untuk menerima dan mengakui kebenaran betapapun jelasnya diberikan pada mereka.
Ya Tuhan, peliharalah hati hamba sehingga tetap terbuka pada kebenaran-Mu. Luputkanlah hati ini dari pada kekerasan yang membutakan dari kebenaran.
28 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar